Blogger Kesehatan
Mata Lelah Saat Bekerja di Depan Laptop? Ini Pengalaman Menggunakan Insto Dry Eyes
Sebagai seorang guru yang juga berprofesi sebagai content creator tentu bekerja di depan smartphone maupun laptop selama berjam-jam sudah menjadi bagian dari rutinitas saya. Membuka laptop pagi hari, membalas email, menulis artikel, mengedit foto, menyelesaikan pekerjaan, lalu kembali lagi ke smartphone untuk mengecek media sosial.
Awalnya semua terasa biasa saja karena memang sudah jadi bagian kegiatan sehari-hari, sampai suatu hari saya mulai menyadari ada yang berbeda dengan mata. Setelah cukup lama menatap layar, mata terasa sepet, kering, pegal, dan seperti ingin terus dipejamkan. Bahkan ketika pekerjaan belum selesai, rasanya konsentrasi ikut menurun karena mata sudah terasa tidak nyaman.
Mungkin banyak yang pernah mengalami hal serupa, sudah terasa kering tetap dibiarkan begitu saja padahal bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan berbahaya. Gejala mata kering sudah seharusnya tidak disepelein deh karena bisa menghambat menikmati momen-momen tertentu yang sudah dinantikan.
Kenapa Mata Bisa Lelah Saat Menatap Laptop?
Ketika sedang fokus bekerja di depan laptop, tanpa sadar kita cenderung lebih jarang berkedip. Padahal, berkedip membantu menjaga permukaan mata tetap terlapisi air mata.
Aktivitas yang membutuhkan konsentrasi visual dalam waktu lama, termasuk bekerja di depan komputer atau gadget, memang dapat memicu gejala mata kering. Kondisi ruangan ber-AC juga dapat membuat mata semakin mudah terasa kering.
Gejalanya bisa terasa sederhana: mata sepet, perih, cepat lelah, terasa seperti ada pasir, atau bahkan pandangan terasa kurang nyaman.
Masalahnya, karena gejalanya terlihat ringan, kita sering memilih untuk mengabaikannya padahal kalau hampir setiap hari terjadi, tentu akan mengganggu kenyamanan bekerja.
Saat Mata Mulai “Protes”
Saya kemudian mencoba mengubah beberapa kebiasaan kecil saat bekerja, berusaha tidak terus-menerus menatap layar. Sesekali saya mengalihkan pandangan, berkedip lebih sering, dan memberikan waktu bagi mata untuk beristirahat.
Saya juga mulai lebih memperhatikan kondisi ruangan. Kalau berada di ruangan ber-AC, saya berusaha agar hembusan udara tidak langsung mengenai wajah.
Namun, ketika mata terasa kering dan sepet, saya juga menggunakan Insto Dry Eyes sebagai salah satu bagian dari perawatan untuk membantu meredakan gejala mata kering. Dengan menggunakan #InstoDryEyes tentu saja #BebasMataKering makanya #MataSePeLeJanganSepelein deh.
Insto Dry Eyes bekerja memberikan efek pelumas seperti air mata untuk membantu mengatasi gejala kekeringan pada mata. Produk ini mengandung Hydroxypropyl Methylcellulose 3,0 mg.
Buat saya, kehadiran tetes mata seperti ini terasa praktis ketika mata mulai terasa tidak nyaman setelah beraktivitas di depan layar.
Bukan Berarti Bisa Terus Menatap Laptop
Nah, ini bagian yang menurut saya penting, menggunakan tetes mata bukan berarti kita boleh terus-terusan bekerja di depan laptop tanpa memberikan waktu istirahat kepada mata. Justru, kebiasaan sehari-hari tetap perlu diperbaiki.
Saya mencoba menerapkan beberapa hal sederhana: mengalihkan pandangan dari layar secara berkala, tidak lupa berkedip, mengatur posisi dan pencahayaan layar, serta memberikan waktu istirahat ketika pekerjaan memungkinkan. Dengan begitu, mata tidak dipaksa bekerja tanpa jeda.
Perhatikan Cara Penggunaannya
Untuk penggunaan Insto Dry Eyes, jangan lupa membaca aturan pakai dan informasi pada kemasan. Jika menggunakan lensa kontak, lensa perlu dilepas saat menggunakan produk ini dan dapat digunakan kembali minimal 15 menit setelah obat diteteskan. Insto juga menyebutkan agar produk ini tidak digunakan rutin dalam jangka panjang.
Dan tentu saja, kalau keluhan mata tidak kunjung membaik, semakin berat, muncul nyeri, atau terjadi gangguan penglihatan, jangan hanya mengandalkan obat tetes mata. Konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter atau tenaga kesehatan.
Mata Sehat Membantu Kita Tetap Produktif
Buat saya yang cukup sering bekerja menggunakan laptop sekaligus aktif membuat konten, menjaga kesehatan mata bukan lagi sesuatu yang bisa dianggap sepele.
Karena sesederhana apa pun pekerjaan yang dilakukan, mata tetap menjadi bagian penting untuk menyelesaikannya.
Jangan tunggu sampai mata benar-benar “protes”. Kalau sudah mulai terasa kering, sepet, atau lelah, mungkin itu waktunya berhenti sebentar, mengalihkan pandangan dari layar, berkedip lebih sering, dan memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat.
Laptop bisa ditutup sebentar. Pekerjaan bisa dilanjutkan. Tapi mata juga perlu kita jaga.


